![]() |
Foto: m nur abdurahman/detikcom
|
Makassar - Demo memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia di sejumlah titik aksi di Makassar berlangsung bentrok, Senin (10/12/2012). Seratusan mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) terlibat perang batu melawan polisi dan pegawai kantor Gubernur Sulawesi Selatan, di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.
Mahasiswa UMI kecewa dengan sikap Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo yang enggan menemui massa mahasiswa. Dalam bentrokan ini, polisi beberapa kali menembakkan gas air mata ke arah kerumunan mahasiswa yang melemparinya.
Perang batu di kantor Gubernur barus selesai setelah Wakil Rektor UMI Prof Ahmad Gani datang mengamankan mahasiswanya dan menemui perwakilan Gubernur Sulsel.
Bentrokan antara mahasiswa dengan aparat kepolisian juga terjadi di depan kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel, di Jalan Urip Sumoharjo. Mahasiswa menghujani batu barikade tameng polisi yang berjaga di halaman kantor Kejati Sulsel dari atas jalan layang. Pasukan Anti Huru-hara Polda Sulsel membalas lemparan batu dengan menembakkan gas air mata. Hingga saat ini bentrokan mahasiswa 45 dengan polisi di Kejati Sulsel masih berlangsung.
Selain itu, bentrokan serupa terjadi di depan kampus Universitas Islam Negeri Alauddin, di Jalan Sultan Alauddin, Makassar. Puluhan mahasiswa UIN dan mahasiswa Univ. Muhammadiyah Makassar terlibat perang batu dengan polisi dan warga. Sebelumnya, beberapa restoran cepat saji di Jalan Alauddin juga dilempari mahasiswa.
Di Jalan AP Pettarani, puluhan mahasiswa Universitas Indonesia Timur terlibat tawuran dengan warga yang jengkel dengan ulah mahasiswa yang menutup jalan.
Sumber : detiknews.com
Posting Komentar